- Pengertian Produksi Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.
- Pengertian ProdukProduk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dipakai, dimiliki, atau dikonsumsikan sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa hampir semua yang termasuk produksi adalah benda nyata yang dapat dilihat, diraba, dan dirasakan. Karena produk adalah benda ril, maka jenisnya cukup banyak. Secara garis besar jenis-jenis produk bisa kita perinci menjadi dua jenis, yaitu produk konsumsi dan produk industri. Produk konsumsi (consumer products) adalah barang yang dipergunakan oleh konsumen akhir atau rumah tangga dengan maksud tidak untuk dibisniskan atau dijual lagi.
- Pengertian Jasa Pengertian Jasa adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.
- Perencanaan Produksi merupakan aktifitas untuk menetapkan produk yang akan diproduksi, jumlah yang dibutuhkan, kapan produk tersebut harus selesai dan sumber-sumber yang dibutuhkan.
- Hal-hal yang dipertimbangan pada rancangan produk ialah: -Jenis barang yang diproduksi – jumlah barang – bahan baku -pengendalian produksi
- Jenis jenis perencanaan produksi: Dilihat dari segi waktu Dari segi waktu perencanaan dapat dibagi menjadi tiga yaitu: Perencanaan jangka panjang, yang termasuk dalam perencanaan jangka panjang adalah rentang waktu sepuluh sampai tiga puluh tahun. Perencanaan jangka panjang ini bersifat umum, dan belum terperinci. Perencanaan jangka menengah, jangka menengah biasanya mempunyai jangka waktu antara lima sampai sepuluh tahun. Perencanaan jangka pendek, yaitu perencanaan yang mempunyai jangka waktu antar satu tahun sampai lima tahun. ♥ Dilihat dari segi sifatnya Perencanaan dibagi menjadi dua yaitu: Perencanaan kuantitatif, yang termasuk perencaan kuantitatif adalah semua target dan sasaran dinyatakan dengan angka-angka. Perencanaan kualitatif adalah perencanaaan yang ingin dicapai dinyatakan secara kualitas. ♥ Perencanaan dari segi luas wilayah Perencanaan pendidikan dipandang dari segi luas wilayah dapat dibagi menjadi empat, yaitu: Perencanaan local, yaitu perencanaan yang disusun dan ditetapkan oleh lembaga-lembaga yang ada di daerah-daerah dengan sifat yang terbatas. Perencanaan regional adalah perencanaan yang ditetapkan di tingkat propinsi. Perencanaan nasional, adalah perencanaan di suatau Negara dan dijadikan dasar untuk perencanaan local dan regional. Perencanaan internasional yaitu perencanaan oleh bebebrapa Negara yang melewati batas-batas suatu negara yang dilaksanakan melalui dari Negara-negara tersebut. ♥ Perencanaan dari segi luas jangkauan Terbagi menjadi dua yaitu: Perencanaan makro yaitu perencanaan yang bersifat universal, menyeluruh dan meluas. Perencanaan mikro adalah perencanaan yang ditetapkan dan di susun berdasarkan kondisi dan situasi tertentu. ♥ Dari segi prioritas pembuatnya Perencanaan dapat dibagi menjadi tiga: Perencanaan sentralisasi, yaitu perencanaan yang ditentukan oleh pemerintah pusat pada suatu Negara. Perencanaan desentralisasi yaitu perencanaan yang di susun oleh masing-masing wilayah. Perencanaan dekonsentrasi yaitu perencanaan gabungan antara sentralisasi dengan desentralisasi. ♥ Dari segi obyek Perencanaan dibagi menjadi dua: Perencanaan rutin yaitu perencanaan yang di susun untuk jangka waktu tertentu yang dilakukan setiap tahun. Perencanaan eksendental, yaitu perencanaan yang di susun sesuai dengan kebutuhan yang mendesak pada saat tertentu. ♥ Dari segi proses Perencanaan dapat dibagi menjadi tiga kelompok: Perencanaan filosofikal, yaitu perencanaan yang bersifat umum, hanya berupa konsep-konsep dari nilai yang bersifat ideal dan masih memerlukan penafsiran-penafsiran dalam bentuk program. Perencanaan programial adalah perencanaan berupa penjabaran dari perencanaan filosofikal. Perencanaan operasional yaitu perencanaan yang jelas dan dapat dilakukan.
- Karakteristik Perencanaan Produksi Perencanaan dan pengendalian produksi merupakan aktivitas kunci keberhasilan suatu perusahaan (Eunike, A dkk, 2018). Perencanaan meliputi persiapan pelaksanaan proses produksi dengan memperhatikan aspek sumber daya, waktu dan ruang yang dibutuhkan demi tercapainya tujuan yang diharapkan. Lingkup perencanaan produksi meliputi perumusan keputusan untuk menjawab pertanyaan 5W+1H. Perencanaan dan jadwal baik itu dalam lingkungan manufaktur barang atau jasa harus berinteraksi dengan banyak pihak. Interaksi ini berdasarkan ketergantungan dan perbedaan substansial dari satu sisi ke sisi lain. Biasanya dalam jaringan komputer. Ada juga banyak situasi dimana pertukaraan informasi antara perencanaan dan penjadwalan serta pengambilan keputusan lain terjadi dalam rapat atau melalui memo. Agar manajemen teras dapat memfokuskan seluruh tingkat produksi tanpa harus rinci, maka perencanaan produksi dinyatakan dalam kelompok produk atau famili (agregat). Satuan unit yang dipakai dalam perencanaan produksi bervariasi dari satu pabrik ke pabrik lain. Hal ini bergantung dari jenis produk seperti : ton, liter, kubik, jam mesin atau jam orang. Jika satuan menit sudah ditetapkan maka faktor konversi harus ditetapkan sebagai alat komunikasi dengan deperatemen lainnya seperti departemen pemasaran dan akuntansi. Satuan unit di atas harus dikonversikan dalam bentuk satuan rupiah. Disamping menjaga faktor konversi diperlukan untuk menterjemahkan perencanaan produksi ke jadwal produksi induk produksi. Berdasarkan Venkatesh dalam artikel “Production Planning and Control: Meaning, Characteristics and Objectives” menyatakan bahwa karakteristik perencanaan dan pengawasan produksi terdiri atas : 1. Ini adalah perencanaan dan pengawasaan proses manufaktur dalam perusahaan. Pertanyaannya berupa – Apa yang ingin di produksi ? Kapan akan diproduksi? Bagaimana menjaga jadwal produksi? – Memutuskan dan bertindak untuk mendapatkan hasil yang baik 2. Semua jenis input seperti bahan, tenaga kerja, mesin yang efisien yang digunakan untuk memelihara efisiensi dalam proses manufaktur 3. Berbagai faktor produksi yang terintegrasi untuk digunakan secara efisien dan ekonomis 4. Proses manufaktur sangat terorganisasi dimana tidak ada kelebihan atau kekurangan kerja. Pembagian kerja dilakukan sangat hati-hati sehingga setiap elemen kerja tersedia dan dimanfaatkan dengan baik 5. Pekerjaan diatur dari tahap pertama pengadaaan bahan baku hingga tahap terakhir ke barang jadi